Kamis, 12 Juni 2014

cara belajar dengan baik



Cara belajar dengan baik

Teori perkembangan kognitif berasumsi bahwa perkembangan psikologi seseorang bersifat kualitatif. Menurut Sutiono (1983) perubahan itu terjadi karena interaksi antara pembawaan dan lingkungan. Jadi manusia dipandang sebagai aktor yang mempunyai inisiatif terhadap tindakannya yang menyebabkan lingkungan berinteraksi.

 Menurut Piaget pada interaksi itulah seseorang akan mendapatkan pengetahunnya dan pengetahuan bukanlah sekedar simpanan informasi saja akan tetapi suatu proses atau rangkaian kegiatan. Kaitannya pada dunia pengajaran, Piaget menyarankan empat hal yang harus di lakukan pada pembelajaran.(1) Pendekatan terpusat ke anak. Mengajarkan sesuatu pada anak akan lebih baik bila kita memulainya dari perspektif anak bukan dari perspektif guru.
(2) Aktifitas. Anak membutuhkan kesempatan untuk mengadakan tindakan terhadap objek yang dipelajarinya, anak sebaiknya mengalami apa yang dia ketahui.(3) Belajar secara mandiri. Karena perkembangan struktur kognitif seorang pada anak tidak sama maka kemandirian dalam belajar adalah solusi yang baik untuk mengakomodasi itu semua.
(4) Interaksi sosial. Siswa perlu diberikan atau didorong untuk berinteraksi dengan lingkungannya, karena dengan interaksi akan terjadi aktifitas seperti pertukaran pengalaman, membuat pernyataan dan mempertahankan argumen. Aktifitas seperti ini merupakan hal yang penting untuk mendapatkan pengetahuan secara baik.
Dari pendapat Piaget di atas bisa disimpulkan bahwa belajar tidak hanya dituntut untuk menerima pengetahuan begitu saja akan tetapi harus ada aktifitas mengalami dan mengujinya secara mandiri di lapangan. Ini sejalan dengan pendapat Ausubel (1971) bahwa belajar haruslah meaningfull (bermakna) dimana siswa terlibat aktif pada proses pembelajaran.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar